Salah Penerapan Kata Insya Allah
Dalam proses kehidupan sehari-hari, tentunya banyak
aktivitas dan rutinitas hidup yang mewarnai berjalannya suatu proses kehidupan.
Terlebih, dalam hal membuat janji dan komitmen antar sesama manusia dalam
kesehariannya.
Lantas, sebelum membuat janji atau pun
kesanggupan terhadap suatu komitmen dalam Islam kita dianjurkan untuk
mengucapkan kata “Insya Allah” (jika Allah SWT menghendaki) sebagai suatu niat
kesanggupan awal dalam mengawali sesuatu.
Namun demikian, akhir-akhir ini penggunaan
“Insya Allah” seringkali digunakan untuk mengelak atau belum pasti tanpa ada
niat untuk menyanggupi. Lantas, seperti apa penerapan pengucapan Insya
Allah yang tepat?
“Boleh menggunakan “Insya Allah”
ketika berjanji, dengan catatan dia bertekad untuk menepatinya. Karena
seseorang tidak tahu apa yang akan Allah SWT takdirkan untuk kita esok hari.
Adapun jika tujuan mengucapkan Insya Allah adalah karena tidak enak atau segan
untuk mengatakan tidak bisa menepati janji dan dia memang berniat tidak
menepati janji maka dia berdosa. Wallahu
a’lam.
“Tapi yang jelas penggunaan Insya
Allah bukan untuk mengelak
dari janji,”.
semoga bermanfaat artikel Salah Penerapan Kata Insya Allah..


0 Komentar